Skip to content

Seorang gadis itu..

November 15, 2005

Seorang gadis itu…
Yang lembut fitrah tercipta
Halus kulit, manis tuturnya,
Lentur hati, telus wajahnya,
Setelus rasa membisik di jiwa
Di matanya cahaya, dalamnya ada air,
Sehangat cinta,
Sejernih suka,
Sedalam duka,
Ceritera hidupnya..

.

Seorang gadis itu…
Hatinya penuh manja,
Penuh cinta, sayang semuanya,
Cinta untuk diberi… kasih untuk dirasa
Namun manjanya bukan untuk semua
Bukan lemah,
Atau kelemahan dunia,
Ia bisa jadi kuat,
Bisa jadi tabah,
Bisa ampuh menyokong,
Pahlawan-pahlawan dunia…
Begitu unik tercipta,
Lembutnya bukan lemah,
Tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah…

.

 Seorang gadis itu…
Teman yang setia,
Buat Adam dialah Hawa,
Tetap di sini…
Dari indahnya jannah, hatta ke medan dunia,
Hingga kembali mengecap nikmatNya…

.

Seorang gadis itu…
Bisa seteguh Khadijah, yang suci hatinya
Tabah & tenang sikapnya, teman ar-Rasul
Pengubat duka & laranya…
Bijaksana ia, menyimpan ilmu, si teman bicara
Dialah Aisyah…penyeri taman Rasulullah
Dialah Hafsah…penyimpan mashaf pertama kalamullah

.

Seorang gadis itu…
Bisa setabah Maryam
Meski dicaci meski dikeji
Itu hanya cerca manusia
Namun sucinya Allah memuji…

.

Seperti Fatimah kudusnya
Meniti hidup seadanya
Puteri Rasulullah
Kesayangan ayahanda
Suaminya panglima agama
Di belakangnya dialah pelita
Cahaya penerang segenap rumahnya
Ummi tersayang cucunda baginda…

.

Bisa dia segagah Nailah
Dengan dua tangan
Tegar melindungi khalifah

Meski akhirnya bermandi darah
Meski akhirnya khalifah rebah
Syahid menyahut panggilan Allah…

.

Bisa dia sehebat Sumaiyyah
Tidak gentar tidak mengalah
Walau ditusuk tubuh yang lemah
Rela apa saja demi aqidah
Harum namamu wahai Syahidah…

.

Seorang gadis itu…
Perlu ada yang membela
Agar ia terdidik jiwa
Agar ia terpelihara
Dengan kenal Rabbnya
Dengan cinta Rasulnya
Dengan yakin Deennya
Dengan teguh aqidahnya
Dengan utuh cinta yang terutama
Allah jua Rasulnya
Dalam ketaatan penuh setia
Pemelihara maruah dirinya
Agama, keluarga dan ummahnya…

.

Seorang gadis itu…
Melenturnya perlu kasih sayang
Membentuknya perlu kebijaksanaan
Kesabaran & kemaafan
Keyakinan & penghargaan
Tanpa jemu & tanpa bosan
Memimpin tangan, menunjuk jalan…

.

Seorang gadis itu…
Yang hidup di alaf ini
Gadis akhir zaman
Era hidup perlu berdikari…
Dirinya terancam dek fitnah
Sucinya perlu tabah, Cintanya tak boleh berubah
Tak bisa terpadam dek helah, dek keliru fikir jiwanya
Kerna dihambur ucapkata nista
Hanya kerana dunia memperdaya…

.

Kerana…

Seorang gadis itu…
Yang hidup di zaman ini…

Perlu teguh kakinya
Mantap iman mengunci jiwanya
Dari lemah & kalah…dalam pertarungan yg lama
Dari rebah & salah…dalam perjalanan mengenali Tuhannya
Dalam perjuangan menggapai cinta
Nikmat hakiki seorang hamba,
Dari Tuhan yang menciptakan,
Dari Tuhan yang mengurniakan,
Seorang gadis itu…anugerah istimewa kepada dunia!

.

Seorang gadis itu…
Tinggallah di dunia,
Sebagai ‘abidah, da’ieyah & mujahidah
Pejuang ummah
Anak ummi & ayah
Muslimah yang solehah
Kelak jadi ibu…membentuk anak-anak ummah
Rumahnya taman ilmu,
Taman budi & ma’rifatullah

.

Seorang gadis itu…
Moga akan pulang
Dalam cinta & dalam sayang
Redha dalam keredhaan
Tuhan yang menentukan…
Seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga Ar-Rahman melindungi
Merahmati & merestui
Perjalanan seorang gadis itu…
Menuju cintaNya yang ABADI!

 

*A friend gave it to me. Terima kasih sudi kongsi this beautiful puisi =)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: