Skip to content

Exposed

September 27, 2008

Tak tahu hendak mula dari mana. Terlalu banyak kekotoran diri ini. Terasa seperti terperangkap dalam satu penjara, yang masih belum dapat-dapat lagi aku keluar darinya. Terasa masih di takuk lama. Tersangat banyaknya cacat-cela diriku,  hingga aku sendiri menjadi takut untuk bermuhasabah, aku sendiri sangat malu untuk menyenaraikannya, walaupun jika ia cuma untuk tatapan diriku sendiri sahaja. Aku merasa aku langsung tidak mempunyai kekuatan untuk membaca senarai keburukan, kejahatan diriku dan rekod dosa-dosaku.

.

Oh Tuhan..

Sungguh sebenarnya aku penuh tahu & penuh sedar… saat itu pasti akan tiba. Detik itu pasti akan sampai. Satu waktu di mana rahsia-rahsiaku itu akan terbongkar! Akan ditunjukkan semuanya dan akan diTAYANGkan segala-galanya. Tanpa tertinggal sedikit pun, tidak tersembunyi satu apapun! Dari sekecil-kecil sehalus-halus perbuatanku, sampailah sebesar-besar hal & perkara. Segenap kata-kata yang pernah keluar dari lidahku, bisikan-bisikanku, bahkan fikiranku, perasaanku dan isi hatiku akan dibentangkan sehabis-habisnya.

“Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya dan mereka berkata ’Aduhai celakalah kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya’ dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.” (Surah Al-Kahfi:ayat 49)

.

Tidak cukup dengan itu, disenaraikan segala-galanya yang aku malukan itu, yang selama ini kusembunyikan itu, yang kutakutkan itu, BUKAN saja untuk tatapan diriku….. tetapi di hadapan seluruh umat manusia! Rahsia-rahsiaku itu dan rekod-rekodku itu akan menjadi tayangan UMUM, menjadi tatapan setiap orang yang pernah hidup, yang mengenali aku, juga yang tidak mengenali aku.

“Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada satu pun dari rahsiamu yang tersembunyi.” (Surah Al-Haqqah:ayat 18)

.

Nabiku, Muhammad saw akan bersaksi apakah aku benar-benar telah mentaati apa yang diajarkannya atau tidak. Baginda akan membuat keputusan hendak mengaku aku umatnya atau tidak, hendak menolong aku atau tidak, hendak memberiku Syafaat atau tidak.

.

Dan kalian yang membaca blog ini bakal menjadi saksi apakah aku telah melaksanakan apa yang aku serukan di sini. Kalian pada saat itu akan mengetahui apakah jari-jemariku yang menulis ini adalah bersama niat yang ikhlas demi Allah atau hanya riak dan pura-pura sahaja. Anak-anak usrahku akan melihat siapa sebenarnya naqibah mereka ini. Saudara-saudaraku, ibubapaku dan kawan-kawanku akan mengetahui SIAPA sebenarnya manusia bernama Fadzilah Hanim ini. Apakah dia ini seorang manusia Munafik yang suka menipu, berpura-pura, riak, mungkir janji, tidak berguna, ataukah dia seorang Mukmin yang beriman dan taat kepada Rabbnya. Semuanya akan diumumkan, akan dibongkar. Segala kebaikan dan kejahatan akan berbalas.

“Dan demikianlah Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul MENJADI SAKSI atas (perbuatan) kamu.” (Surah Al-Baqarah:ayat 143)

.

Ya Tuhan..

Janganlah Engkau menghinakan diriku pada hari perhimpunan itu. Janganlah Engkau memalukan aku pada hari perbicaraan itu. Tutuplah keaibanku.

“Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang Engkau telah janjikan kepada kami dengan perantaraan Rasul-rasulMu. DAN JANGANLAH ENGKAU HINAKAN KAMI DI HARI KIAMAT. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.” (Surah Ali-Imran:ayat 194)

Ya Rabb..

Saatnya semakin hampir. Usiaku sudah tidak panjang. Hayatku entah berapa lama saja lagi. Sebelum tibanya hari yang amat sulit itu, ampunilah diriku!

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, kerana itu berilah maaf kepadaku.” (Hadith riwayat At-Tirmidhi)

.

ar-rumaisa

28 Ramadhan 1429H

~mengejar ampunan di penghujung jalan

dedicated to all yang masih sudi merayakan saat-saat akhir Ramadhan ini:

http://www.imeem.com/khansaedina/music/-VWDAoqH/opick_taqwa/

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: